Inilah Trik Jitu Sukses Tendangan Penalti




Inilah Trik Jitu Sukses Tendangan Penalti  - Adu penalti adalah bagian dari pertandingan yang paling menegangkan. 

Menang dan kalah hanya ditentukan oleh masuk atau tidaknya bola ke gawang. 

Apa trik penalti yang sempurna, dan apa yang bisa dilakukan sang kiper? Inilah jawabannya. 

Oliver Kahn dan Miroslav Klose di Bundesliga. [AP]
Oliver Kahn dan Miroslav Klose di Bundesliga. [AP]

1. Pusat Perhatian 

Kiper yang merentangkan lengan dan menggerak-gerakkannya seperti laba-laba hanya berupaya mengganggu konsentrasi pemain. 

Taktik ini juga bisa ditunjang dengan mengenakan trikot atau sarung tangan kebesaran. Tujuannya, agar kiper tampak lebih besar dan lubang gawang lebih kecil. 

2. Warna Merah 

Ilmuwan mengatakan, warna merah dikaitkan dengan bahaya atau kemarahan. Saat stress kita cenderung lebih memperhatikan warna itu. 

Merah warna paling efektif bagi kiper. Eksperimen di Inggris menemukan, seorang kiper hanya kebobolan 54 persen jika mengenakan warna merah, 69 persen untuk kuning, 72 persen untuk biru, dan 75 persen untuk hijau.

3. Lawan Jadi Teman 

Beri salam ke pemain sebelum mereka menendang, ambil dan belai bola sebelum kemudian diletakkan di titik penalti. 

Tindakan tersebut akan membuat pemain kehilangan kendali dan tidak sempat melakukan ritualnya dengan menyesuaikan posisi bola. Jadikan lawan sebagai teman, tidak seperti Oliver Kahn dan Miroslav Klose di Bundesliga (foto). 

4. Posisi Kiper 

Menurut peneliti Belanda, kiper yang memposisikan diri tidak lebih dari 10 sentimeter dari titik tengah gawang, secara tidak langsung akan mempengaruhi pemain kemana ia akan mengarahkan tendangan. 

Biasanya pemain akan cenderung memilih sisi mulut gawang yang lebih lebar dan ini sudah diprediksi oleh kiper. 

5. Ketepatan Waktu 

Ada kurun waktu khusus yang harus diperhatikan dalam mengeksekusi penalti. Para ilmuwan mengatakan, jika pemain menendang bola tiga detik setelah wasit meniup peluit, kiper akan mengalami elemen kejutan. 

Dan jika menendang 13 detik setelah peluit, kiper akan merasa resah dan tidak lagi berkonsentrasi. Jadi sebaiknya, tiga atau 13 detik. 

6. Lakukan Pekerjaan Rumah 

Pemain dan kiper harus tahu kelemahan dan kekuatan lawan dalam melakukan tendangan penalti. 

Pada Piala Dunia 2006, Jens Lehmann memanfaatkan catatan prediksi arah tendangan pemain lawan saat adu penalti dengan Argentina. Kertas itu ia sisipkan ke dalam kaos kakinya. 

Kertas lecek yang kemudian terjual seharga 1 juta Euro untuk amal.

This article originally appeared in : Ini Trik Tendangan Penalti Yang Jitu | suarapembaruan.com | Selasa, 1 Juli 2014 | 8:28




No comments:

Post a Comment