Tantangan di hadapan Raja Salman



Tantangan di hadapan Raja Salman

Sesaat setelah meninggalnya raja Arab Saudi, Abdullahpertengahan bulan ini, raja baru, Salman bin Abdulaziz Al Saud pun segera dilantik. Banyak tantangan di hadapan raja baru ini untuk mempertahankan kekuatan dan stabilitas di dunia Arab yang sedang menghadapi krisis terparah dalam beberapa dekade terakhir ini

Di bidang politik dalam negeri, tantangannya adalah mengamankan suksesi agar bisa berjalan mulus tanpa ada kasak kusuk yang dapat mengancam kedudukan di antara sesama anggota keluarga Al Saud. Keputusan Raja Salman mengangkat Mohammed bin Nayef, salah satu cucu Ibnu Saud, sebagai Deputi Putra Mahkota mencerminkan hal tersebut.

Sepekan setelah ia naik takhta ia juga mengganti beberapa pos penting dalam pemerintahan, seperti jabatan kepala intelijen, kepala Dewan Keamanan Nasional, gubernur Mekkah, gubernur Riyadh, dan beberapa pejabat agama senior. Para pengamat politik mengatakan bahwa apa yang dilakukan Raja Salman ini adalah reshuffle terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah Kerajaan Arab Saudi. Bahkan ruang lingkupnya bukan hanya menteri, tapi juga beberapa jabatan penting di lembaga-lembaga yang strategis.

Perombakan yang cukup menarik perhatian adalah digesernya dua anak Raja Abdullah sebagai Gubernur. yaitu Pangeran Faishal bin Bandar bin Abdul Aziz sebagai gubernur Riyadh akan menggantikan Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdulaziz, dan gubernur Makkah Pangeran Misyal bin Abdullah bin Abdul Aziz dicopot dan digantikan oleh Pangeran Khalid bin Faishal bin Abdul Aziz Al Saud, sekaligus sebagai penasehat raja.

Di bidang politik luar negeri tentu saja sangat menarik untuk mencermati bagaimana Raja Salman akan menyikapi hubungan Arab Saudi dengan AS yang selama ini digambarkan oleh para pengamat seperti hubungan perkawinan dalam agama Katholik yang tidak mungkin bercerai terutama dalam berbagai isu penting seperti masalah Iran, Arab Spring, Al Qaeda, ISIS, sampai soal Suriah. Kunjungan Presiden AS Barack Obama dan istri serta delegasi besar bipartisan AS dalam rangka takziah meninggalnya Raja Abdullah sangat kuat merefleksikan hal tersebut.

Memang dalam beberapa isu di atas, Raja Abdullah menampakkan kekecewaan dengan ketidaktegasan AS misalnya dalam menghadapi Presiden Bashar Al Assad di Suriah, kasus penurunan Hosni Mobarak di Mesir, dan dalam program nuklir Iran. Sebelumnya Raja Abdullah dikenal lebih tegas (assertive) bersikap kepada AS. Bagaimana dengan Raja Salman?

Arab Saudi sekarang ini dalam posisi tergencet antara ISIS yang sangat agresif di utara dan Al Qaeda yang berbasis di Yaman di sebelah selatan. Pesawat tempur Saudi telah bergabung dengan serangan udara di bawah pimpinan AS, namun hal ini sangat tidak populer di sebagian kalangan rakyat Arab Saudi.

Raja Salman juga menghadapi tantangan tidak ringan dalam menyikapi gejolak di Yaman, tetangga terdekatnya. Yaman saat ini dalam ancaman pecah dengan makin menguatnya gerakan Houthi yang berlatarbelakang Syiah. Dalam pemerintahan Raja Abdullah, Arab Saudi memainkan politik regional dua jalur yaitu dengan meredam pengaruh Iran sekaligus membatasi politik Islam Sunni yang secara ideologis dipandang dapat mengancam kekuasaan dinasti Al Saud.

Di bidang ekonomi, Raja Salman mewarisi peninggalan Raja Abdulah berupa meningkatnya kekayaan ekonomi Arab Saudi lima kali lipat dari hasil minyaknya. Ketika Arab Spring mulai bergejolak, Raja Abdullah menggelontorkan 130 milyar USD untuk proyek-proyek pembangunan dan kesejahteraan domestik guna meredam gejolak dalam negeri. Apakah formula yang sama akan diambil oleh Raja Salman?.

Rendahnya harga minyak saat ini telah menimbulkan defisit anggaran Arab Saudi dari 15 milyar USD di tahun 2014 dan diproyeksikan menjadi 54 milyar USD di akhir tahun ini. Dengan harga minyak saat ini yang di bawah 50 USD per barel, Deutsch Bank memperkirakan bahwa harga minyak harus kembali ke posisi 104 USD per barel agar defisit itu bisa tertutupi. Sehatnya ekonomi Arab Saudi akan sangat diperlukan oleh Raja Salman untuk menghindari tuntutan, protes dan perlawanan yang telah menimbulkan gejolak di negara-negara tetangganya seperti Suriah, Irak dan Yaman.

Di tengah banyaknya tantangan berat itu dunia tentu mengharapkan Raja Salman dapat membawa Arab Saudi sejahtera dan maju serta berkontribusi positip bagi perdamaian dan keamanan di kawasan Timur Tengah dan dunia.

This article originally appeared in : Tantangan di hadapan Raja Salman | merdeka.com | Reporter : Mudzakir Amdjad | Minggu, 1 Februari 2015 12:44

No comments:

Post a Comment

Abraham Lincoln Accident Acting Adele Adolf Hitler Ahok Air Susu Ibu Aisha Gaddafi Albert Einstein Alicia Keys Alien Amanda Knox American Idol Amitabh Bachchan Amy Winehouse Angelina Jolie Animal Anna Chapman Anti Islam Apple Archeology Arnold Schwarzenegger Artist Aung San Suu Kyi Autism Avatar Ayman Al-Zawahri Barack Obama Bencana Alam Berpelukan Beyonce Bill Gates Biography Blake Fielder Blog Bollywood Bon Jovi Brad Pitt Britney Spears Brittany Murphy Broadway Bruce Willis Bryan Adams Buah - Buahan Budaya Cameron Diaz Carla Bruni Celebration Celebrity Cell Phone Charlie Sheen Cheryl Cole Christina Aguilera Christopher Tierney Computer Conspiracy Covid-19 Credit Card Criminal Cristiano Ronaldo David Cameron David Walliams Demi Moore Depression Diet Dinosaurs Disaster Discovery Disease Donald Trump Dosa Economic Elin Nordegren Elton John Elvis Presley Evolution Facebook Famous Farrah Fawcett Fashion Fenomena Fidel Castro Film Finance Fisikologi Anak Frank Sinatra Games Gary Lineker Global Warming Grammy Awards Guns N' Roses Haji Halle Berry Harry Potter Health Helen Mirren Helena Christensen History Hoaxes Holiday Hollywood Home Hong Kong Hugo Chavez Humanity Humor Ibadah Ibadah Ramadhan iChildren Indonesia Innocence of Muslims Insomnia Insurance Internet Irina Shayk Isaac Newton James Franco Jane Fonda Janet Jackson Javier Bardem Jennifer Aniston Jennifer Lopez Jermaine Jackson Jesus Jewelry Jhon Terry Joaquin Phoenix John Lennon John Prescott Jokowi Journalism Julia Roberts Justin Bieber Karina Smirnoff Kate Middleton Katherine Heigl Katy Perry Kehamilan Kendra Wilkinson Kesehatan Payudara Kesehatan Rambut Kiamat Kim Kardashian King Abdullah King Abdullah II King Salman Kiyai Korupsi Indonesia Kristen Stewar Lady Diana Lady GaGa Law Lee DeWyze Legend Leonardo DiCaprio Lifestyle Lily Allen Lindsay Lohan Lionel Messi Madonna Margaret Thatcher Mariah Carey Marilyn Monroe Mario Balotelli Mark Zuckerberg Marriage Mel Gibson Michael Jackson Michelle Obama Mick Foley Mick Jagger Mike Tyson Miley Cyrus Miranda Kerr Miss Universe Mistery Mitos dan Fakta Moammar Gadhafi Modelling Moments Mona Lisa Money Mothers Music Mystery Naomi Watts Nelly Furtado News Nia Sanchez Nicolas Cage No Smoking Nuclear Obat - Obatan Olivia Newton-John's Oprah Winfrey Orang Kantoran Orde Baru Osama bin Laden Oscars Pamela Anderson Pandemi Parent Paris Hilton Pasangan Hidup Patricia Neal Paul McCartney Pejabat Pendidikan Penelope Cruz Performers Permainan Anak Personality Photo Pippa Middleton Pisikologi Remaja PNNU Politics Pollution Pope Prabowo Presiden Prince Charles Prince Felipe Prince George Prince Harry Prince Philip Prince Salman Prince William Princess Princess Diana Princess Lilian Princess Victoria Producer Produk Kecantikan Queen Elizabeth Queen Helen Recep Tayyip Erdoğan Relationships Religion Resolusi Jihad Ri Sul-Ju Ricky Martin Rihanna Rokok Rolling Stone Royal Baby Royal Family Salma Hayek Sandra Bullock Sarah Palin Scandal Science Scientists Selena Gomez Sepak Bola Serena Williams Shah Rukh Khan Sharon Stone Simon Cowell Soekarno Songwriter Sophie Reade Space Spiritual Sport Storm Stress Suami Isteri Super Bowl Sylvester Stallone Taylor Swift's Technology Television Tentara Teroris Tiger Woods Tips and Tricks Tips Kesehatan Tips Komputer Tips Pria TKR TNU Tom Cruise Tony Curtis Top 10 Travel Vaksinasi Van Halen Vatican Victoria Beckham Virus Wag Wedding Whitney Houston Woman Woody Allen World World Cup Yahudi Yoga Zsa Zsa Gabor